Diagnosis dan Pengobatan Efusi Perikardium

Penyakit satu ini memang jarang diketahui masyarakat umum, namun jangan di remehkan, sebab penyakit satu ini dapat menyebabkan kematian seketika, bahkan dalam waktu yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

JANTUNG – Mendeteksi adanya penyakit efusi perikardium, dokter memerlukan mendiagnosis. Layaknya penyakit lain, jika merasa tidak nyaman pada beberapa bagian maka, pemeriksaan ke dokter sangat perlu dilakukan guna mendapatkan perawatan yang tepat dan terbaik.

MENDIAGNOSIS EFUSI PERIKARDIUM

Menetapkan diagnosis dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya pemeriksaan fisik (mendengarkan suara denyut jantung). Namun penetapan lebih spesifik diperlukan pemeriksaan lain, seperti;

  • Tes Darah. Ini diperlukan untuk mengetahui virus, kolesterol, dan zat lain yang ada pada darah yang mendukung Efusi Perikardium.
  • Pemeriksaan menggunakan gelombang suara dapat menampilkan gambaran dari jantung dan dapat melihat seberapa parah penyakit telah terjadi.
  • CT Scan dan MRI
  • Perikardiosentesis. Diambil dengan jarum dan kateter untuk memeriksa laboratorium untuk mengenali dan menentukan penyebab
  • Rontgen dada. Kita bisa melihat kondisi jantung yang membesar akibat efusi perikardium terjadi.

PENGOBATAN EFUSI PERIKARDIUM

 

Pengobatan sendiri tergantung oleh seberapa banyak cairan yang menyebabkan efusi. Mengobati penyebab efusi dapat mengartasi efusi itu sendiri. Jika penderita tidak mengalami apapun maka bisa dikategorikan bahwa penderita mengalami efusi ringan. Pengobatan sendiri dilakukan untuk mengatasi peradangan perikardium sekaligus mengobati efusi.

Jika penderita mengalami infeksi yang berat, maka pengobatan yang dibutihkan adalah mengeluarkan cairan secepatnya. Pengeluaran dapat dilakukan dengan prosedur perikardiosentesis.

Namun yang ketiga jika efusi sudah berisi darah (Akibat dari operasi jantung yang pernah dilakukan) dokter akan melakukan operasi jantung terbuka. Fungsi dari operasi ini adalah mengeluarkan xairan dan memperbaiki kerusakan. Dalam metode ini, dokter mengeluarkan cairan sekaligus membuat saluran agar sisa xairan dapat mengalir ke dalam rongga perut, tujuannya karena mudah diserap.

Mencegah efusi terjadi lagi adalah baik, dan dokter akan menyarankan operasi pengangkatan perikardiaktomi. Perikardiaktomi sendiri dapat menjadi salah satu pilihan jika edusi terjadi lagi (walaupun sudah melakukan perikardiosentesis.

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *